
"Bekerja di Pusat Rehabilitasi YAKKUM memungkinkan saya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan kehidupan orang-orang di luar sana, selain itu saya juga bersyukur bisa bekerja di lingkungan yang sangat mendukung dimana pekerjaan saya dihargai dan saya didukung untuk mengembangkan keterampilan saya."
- Adit, Staf Infokom & Admin di Pusat Rehabilitasi YAKKUM
Di Pusat Rehabilitasi YAKKUM, staf kami adalah salah satu aset terbesar yang kita punya. Kami percaya bahwa perekrutan, retensi dan pelatihan staf yang berhasil sangatlah penting untuk kesuksesan organisasi.
Difabel sangat dianjurkan untuk mengajukan lamaran pada posisi yang diiklankan
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hai, Kawan Inklusi yang peduli pada isu inklusi disabilitas!
Pusat Rehabilitasi YAKKUM lagi buka kesempatan buat kamu yang ingin jadi bagian pembawa perubahan di dunia inklusi.
Kami lagi mencari Kawan Inklusi untuk mengisi posisi di Staf Keuangan dan Fisioterapis nih!
Kirim dokumen lamaranmu ke hrdpry@gmail.com dan jangan lupa cc ke one.map.recruit@gmail.com ya!
Deadline sampai 15 April 2025. Kami tunggu!
Punya pertanyaan? Chat kami di WhatsApp 082134891641





Film dokumenter advokasi "Jalan Pulih" produksi Pusat Rehabilitasi YAKKUM berkolaborasi dengan Locomotion, PPRBM Solo, dan sutradara Wahyu Utami, dengan dukungan Program INKLUSI berhasil terpilih sebagai salah satu karya yang terkurasi dalam ajang Djourno Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Progresif dan WatchDoc. Film yang menyoroti dinamika kehidupan perempuan dengan disabilitas psikososial di Banjarnegara ini sukses diputar di hadapan publik di Yogyakarta dan Jakarta, membawa suara yang kuat dari akar rumput yang sering tidak terdengar, serta narasi baru mengenai makna pemulihan.
Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menyediakan layanan kesehatan jiwa yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Di banyak daerah, jumlah tenaga kesehatan masih terbatas, kapasitas puskesmas belum merata, dan akses terhadap layanan spesialis seperti psikolog dan psikiater masih menjadi tantangan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, belum semua puskesmas memiliki kapasitas yang memadai untuk memberikan layanan kesehatan jiwa, baik dari sisi tenaga kesehatan terlatih maupun ketersediaan obat. Dari total Puskesmas di Indonesia, baru 58.25% atau sekitar 6.000 Puskesmas yang mampu memberikan layanan kesehatan jiwa.
Terbatasnya akses informasi dan layanan kesehatan jiwa di tingkat masyarakat masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga dalam mendampingi anggota keluarga dengan difabel psikososial. Padahal, proses pemulihan tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan. Kawan-kawan difabel psikososial juga membutuhkan ruang yang aman, dukungan sosial, serta aktivitas yang bermakna untuk membantu mereka kembali berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari.
Puluhan remaja dari berbagai SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta berkumpul di Auditorium IFI Yogyakarta dalam peluncuran dua film pendek dan Buku Kesehatan Mental Remaja dan Orang Muda. Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) melalui Program ASIK (Asik Sehat Jiwa Kontribusi dari Orang Muda), dengan dukungan CBM Global ini menunjukkan bahwa remaja tidak hanya menjadi sasaran kampanye kesehatan mental, tetapi juga menjadi penggerak perubahan melalui karya yang mereka ciptakan sendiri.