Atlas Layanan Kesehatan Jiwa
Atlas Layanan Kesehatan Jiwa: Studi Percontohan untuk Pengembangan Peta Kesehatan Jiwa di Indonesia
Latar Belakang
Gangguan kesehatan jiwa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat secara global dan nasional. Di Indonesia, hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan prevalensi depresi sebesar 1,4%, dengan hanya sebagian kecil penderita yang mendapat pengobatan. Di Kabupaten Kebumen, terdapat 4.655 orang dengan gangguan jiwa berat yang tersebar di 35 Puskesmas, dengan tantangan utama berupa keterbatasan tenaga kesehatan jiwa dan ketersediaan layanan yang belum merata. Penelitian Atlas Layanan Kesehatan Jiwa Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah: Studi Percontohan untuk Pengembangan Peta Kesehatan Jiwa di Indonesia, selanjutnya secara ringkas disebut One Map for Mental Health Atlas (OMMHA) diinisiasi untuk mengembangkan sistem data layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi secara vertikal dan akan menampilkan peta layanan Kesehatan jiwa di Kabupaten Kebumen, sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut.
Tujuan
- Memetakan jenis-jenis layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Kebumen berdasarkan standar klasifikasi layanan kesehatan jiwa.
- Mengetahui pemanfaatan layanan kesehatan jiwa dari perspektif penyedia dan pengguna layanan, termasuk keluarga dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Metode
Penelitian OMMHA menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif) dengan mengacu pada kerangka Description and Evaluation of Services and Directories in Europe for Long-Term Care (DESDE-LTC) untuk klasifikasi jenis-jenis layanan kesehatan jiwa, dan Global Impact Analytics Framework (GIAF) untuk analisis potensi dampak implementasi kerangka DESDE-LTC, termasuk pemanfaatan layanan kesehatan jiwa. Adapun yang menjadi subyek dari penelitian ini adalah semua penyedia layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Kebumen, baik yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun layanan kesehatan jiwa yang berbasis masyarakat, serta tenaga kesehatan, pasien dan keluarganya, dan pemangku kepentingan. Pengumpulan data akan dilakukan melalui survei, FGD, wawancara mendalam, dan studi etnografi. Sementara itu, analisis data kuantitatif akan berupa kode-kode jenis layanan kesehatan jiwa dan dipetakan menggunakan GIS, sedangkan analisis data kualitatif dilakukan berdasarkan tematik.
Pelaksanaan
Penelitian berlangsung selama Oktober 2025 – Maret 2027, berlokasi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Struktur Tim Penelitian terdiri dari National dan Distict Advisory Board, Tim Peneliti (YAKKUM, BRIN, Kemenkes, Fakultas Psikologi Atma Jaya Jakarta), Research Advisor dari University of Sydney, serta Co-Desainer dari Kabupaten Kebumen. Sementara itu, kegiatan pengumpulan data di lapangan akan melibatkan Enumerator, Fasilitator, dan Antropolog.
Luaran Penelitian
Penelitian ini akan menghasilkan Atlas Layanan Kesehatan Jiwa di Kabupaten Kebumen berbasis GIS dan dapat diakses publik melalui portal web. Luaran lainnya berupa (1) Manual penggunaan Atlas, (2) Policy Brief, (3) Video dokumentasi proses pengembangan Atlas, dan (4) Laporan Penelitian. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan sistem informasi jenis-jenis layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi di Indonesia, mendukung perencanaan berbasis bukti, dan memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam upaya peningkatan layanan kesehatan jiwa.
Penulis : Tim Proyek OMMHA
4 Februari 2026